Bibliography

ANALISIS INSTITUSIONALISASI PARTAI POLITIK PADA PEMILU LEGISLATIF TAHUN 2014 (Studi Kasus DPD Partai Demokrat Provinsi Lampung)

Sidik Firmadi (2016) ANALISIS INSTITUSIONALISASI PARTAI POLITIK PADA PEMILU LEGISLATIF TAHUN 2014 (Studi Kasus DPD Partai Demokrat Provinsi Lampung). Yogyakarta: MIP UMY

Abstract

Penelitian ini membahas kajian tentang analisis institusionalisasi partai politik pada pileg tahun 2014, dengan mengambil studi kasus DPD Partai Demokrat Provinsi Lampung. Menjelang pemilu legislatif tahun 2014 banyak elit Partai Demokrat melakukan korupsi, sehingga membuat citra Partai Demokrat menjadi buruk yang berdampak pada perolehan suara partai yang menurun. Perolehan suara Partai Demokrat Provinsi Lampung juga mengalami penurunan pada pileg tahun 2014, namun penurunan perolehan suara tersebut masih cukup stabil. Hasil penelitian yang dilakukan di Jerman, partai politik yang telah terinstitusionalisasi dengan baik akan mendapatkan suara yang stabil dalam pemilu. Berdasarkan latar belakang di atas maka terdapat dua pertanyaan dalam tesis ini yaitu: 1).Bagaimana tingkat institusionalisasi DPD Partai Demokrat Provinsi Lampung? 2). Apakah perolehan suara Partai Demokrat Provinsi Lampung pada pileg tahun 2014 dipengaruhi oleh faktor institusionalisasi partai atau dipengaruhi oleh faktor lain seperti patronase dan klientelisme? Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif, peneliti disini akan menghitung dan menganilisis tingkat institusionalisasi Partai Demokrat Provinsi Lampung, kemudian peneliti juga akan menganalisis apakah teori institusionalisasi partai berpengaruh terhadap kestabilan suara partai atau justru terdapat faktor lain yang lebih berpengaruh. Data-data dalam penelitian ini dikumpulkan melalui wawancara dan dokumentasi, sehingga dapat diperoleh data primer maupun data sekunder. Temuan dalam penelitian ini adalah: 1).Tingkat institusionalisasi Partai Demokrat Provinsi Lampung berada dalam kategori sedang dengan nilai (1,19). 2).Terdapat kelemahan yang merata dalam setiap dimensi dari institusionalisasi Partai Demokrat Provinsi Lampung. 3).Kestabilan perolehan suara Partai Demokrat Provinsi Lampung tidak semata-mata dipengaruhi oleh institusionalisasi, tetapi dipengaruhi oleh dua faktor lain yang lebih dominan yaitu pilgub dan pileg yang dilaksanakan secara bersamaan, serta praktek patronase dan klientelisme. Rekomendasi atau saran yang dapat diberikan berdasarkan hasil penelitian ini adalah Partai Demokrat Provinsi Lampung hendaknya segera memperbaiki berbagai kekurangan dalam setiap dimensi Institusionalisasi, seperti jumlah kekuatan anggota atau kader, serta memperkuat organisasi sayap partai, sehingga kedepan potensi dari kekuatan anggota atau kader dan organisasi sayap partai dapat berjalan lebih maksimal.

: Sidik Firmadi
: Thesis S2
: Magister Ilmu Pemerintahan
: Dr. Titin Purwaningsih, S.IP, M.Si
: Bahasa Indonesia
: R(Reference)
: TES MIP 013 2016
: Yogyakarta: MIP UMY
:
: 2016
:
Subyek / Keywords :
Institusionalisasi Partai Politik, Patronase dan Klientelisme Politik Dalam Pemilu
Physical Location :
  • 20145379   Perpustakaan Pasca Sarjana
Digital Copies :

Kategori Koleksi