Bibliography

TERAPI ISLAMIC SELF HEALING TERHADAP INSOMNIA PADA PASIEN CRONIC KIDNEY DISEASE (CKD) YANG MENJALANI TERAPI HEMODIALISA

Herman (2016) TERAPI ISLAMIC SELF HEALING TERHADAP INSOMNIA PADA PASIEN CRONIC KIDNEY DISEASE (CKD) YANG MENJALANI TERAPI HEMODIALISA. Yogyakarta: MKEP UMY

Abstract

Latar Belakang : Menurut data statistik yang dihimpun oleh Perhimpunan Nefrologi Indonesia (PERNEFRI), jumlah pasien gagal ginjal di Indonesia mencapai 70.000 orang danhanya 13.000 pasien yang menjalani hemodialysis. Salah satu komplikasi yang sering dialami oleh pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa adalah gangguan tidur. Terapi Islamic Self Healing diharapkan dapat meningkatkan Quality Of Life terutama pada domain fisik khususnya peningkatan kualitas tidur pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa. Tujuan Penelitian : Mengetahui pengaruh terapi Islamic Self Healing terhadap insomnia pasien Chronic Kidney Diseases (CKD) yang menjalani terapi hemodialisa. Metode Penelitian: Desain penelitian quasi experiment dengan rancangan pretest-posttest with control group. Sampel diambil dengan teknik purposive sampling yaitu 44 pasien yang menjalani hemodialisi ssecara rutin di Rumah Sakit Umum Daerah Panembahan Senopati Bantul yang mengalami insomnia. Instrumen penelitiana dala hPittsburgh Insomnia Rating Scale-20 Item Version (PIRS_20) untuk mengukur skor insomnia pasien. Hasil penelitian dianalisis dengan uji paired sample t-test, independent sample t-test, dan regresi linier. Hasil penelitian: Karakteristik pasien berjenis kelamin perempuan (59,1%), berumur 26-55 tahun (84,1%), berstatus menikah (90,9%), berpendidikan SLTP (36,4%), tidak memiliki kebiasaan merokok/minum kopi/obat-obatan (93,2%), dan telah lama menjalani hemodialisa (70,5%).Rata-rata skor insomnia pada kelompok kontrol pretest sebesar 28,91, post test I sebesar 26,50, post test II sebesar 24,36 dan post test III sebesar 22,45. Rata-rata skor insomnia pada kelompok perlakuan pretest sebesar 28,23, post test I sebesar 23,41, post test II sebesar 18,00, dan post test III sebesar 13,91. Hasil uji independent sample t-test pada pemberian terapi I (p=0,169), II (p=0,002) dan III (p=0,000). Hasil analisa regresi menunjukkan bahwa terapi Islamic Self Healing berpengaruh terhadap skor insomnia, intervensi terapi Islamic Self Healing dapat menurunkan skor insomnia sebesar 8,475 poin dibandingkan kelompok kontrol. Kesimpulan: Ada pengaruh terapi Islamic Self Healing terhadap insomnia pasien gagal ginjal kronik yang menjalani terapi hemodialisa.

: Herman
: Thesis S2
: Magister Keperawatan
: Dr. Titih Huriah, S.Kep.,Ns.,M.Kep.,Sp.Kep.K
: Bahasa Indonesia
: R(Reference)
: TES MK 012 2016
: Yogyakarta: MKEP UMY
:
: 2016
:
Subyek / Keywords :
Islamic Self Healing, insomnia
Physical Location :
  • 20145435   Perpustakaan Pasca Sarjana
Digital Copies :

Kategori Koleksi