Bibliography

EFEKTIFITAS PELATIHAN HIGH ALERT MEDICINE TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP PETUGAS DI RSKIA PKU MUHAMMADIYAH KOTAGEDE IRNI SOFIANI 20111030011 PROGRAM PASCA SARJANA MAGISTER MANAJEMEN

Irni Sofiani (2016) EFEKTIFITAS PELATIHAN HIGH ALERT MEDICINE TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP PETUGAS DI RSKIA PKU MUHAMMADIYAH KOTAGEDE IRNI SOFIANI 20111030011 PROGRAM PASCA SARJANA MAGISTER MANAJEMEN. Yogyakarta: MMR UMY

[img] PDF
85.2 KB


Abstract

Latar Belakang :RSKIA PKU Muhammadiyah Kotagede adalah Rumah SakitType C Khusus berkedudukan di Kota Yogyakarta. Dalam rangka menjaga mutu dan keselamatan pasien rumah sakit terutama dalam hal Peningkatan Keamanan Obat-obat yang Perlu Diwaspadai (High Alert Medication), serta mempersiapkan diri menghadapi akreditasi versi 2012 maka RSKIA PKU Muhammadiyah Kotagede berupaya meningkatkan implementasi Sasaran Keselamatan Pasien tersebut dengan pelatihan kepada petugas. Data kejadian dan penelitian di pelayanan farmasi, serta data secara umum mengenai resiko kejadian yang tinggi di bidang farmasi terutama obat-obat high alert menjadi perhatian untuk diutamakan implementasinya. Metode pelatihan dipilih sebagai salahsatu upaya peningkatan implementasi hal tersebut. Metode : Jenis penelitian adalah deskriptif menggunakan jenis penelitian campuran (mixedmethodology), dengan kuasi eksperimen.Populasi penelitian adalah karyawan manajemen rumah sakit, dokter, petugas farmasi, bidan dan perawat. Uji Analisis menggunakan statistik deskriptif dan secara kualitatif dengan membandingkan dengan hasil observasi, wawancara dan studi dokumen. Hasil dan Pembahasan : Diperoleh hasil t hitung adalah -6,672 dengan nilai signifikansi 0,000.Oleh karenasignifikansi 0,000 < 0,05, maka Ho ditolak, yang berarti ada perbedaan antara rata-rata variabel pengetahuan pre test dan post test. Dari tabel output tersebut diperoleh perbedaan rata-rata antara variabel pengetahuan pre testdan post test, yaitu sebesar-2,0625.Untuk variabel sikap,diperoleh hasil bahwa rata-rata variabel sikap pre_test adalah 47,0625dengan jumlah sampel 16 dan standar deviasi 2,886. Sedangkan untuk variabel sikap post_test memiliki rata-rata sebesar 50,500 dengan jumlah sampel 16 dan standar deviasi 3,615.Dari hasil tabel Paired Samples Statistics diketahui bahwa t hitung adalah -2,932 dengan nilai signifikansi 0,010.Oleh karena signifikansi 0,010 < 0,05, maka Ho ditolak, yang berarti ada perbedaan antara rata-rata variabel sikap pre test dan post test. Dalam tabel output tersebut diperoleh perbedaan rata-rata antara variabel sikap pre test dan post test, yaitu sebesar -3,4375. Kesimpulan : Pelatihan Peningkatan Keamanan Obat-obat Yang Perlu Diwaspadai mampu meningkatkan pengetahuan dan sikap petugas secara signifikan.

: Irni Sofiani
: Thesis S2
: Magister Manajemen Rumah Sakit
: DR.dr. Tri Sundari, M.Kes
: Bahasa Indonesia
: R(Reference)
: TES MMR 01 2016
: Yogyakarta: MMR UMY
:
: 2016
:
Subyek / Keywords :
Pelatihan, Obat-obat Yang perlu Diwaspadai , Pengetahuan, Sikap
Physical Location :
  • 20145480   Perpustakaan Pasca Sarjana
Digital Copies :

Kategori Koleksi